Songsong kota pintar dengan zero stunting, Menko PMK tekankan pentingnya pencegahan stunting dini
Songsong kota pintar dengan zero
stunting, Menko PMK tekankan pentingnya pencegahan stunting dini
Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan
pentingnya pembangunan manusia untuk berkontribusi pada pembangunan IKN. Dampak
positif dari ibu kota baru harus dapat dirasakan berbagai kalangan, terutama
masyarakat sekitar.
Hal tersebut disampaikan saat meninjau
pembangunan gedung RSUD Sepaku dan Dialog dengan masyarakat penerima Pembagian
Makanan Tambahan (PMT), Masker, dan Obat-obatan di Rumah Sakit Umum Daerah
Sepaku, Kaltim.
Menko PMK Muhadjir Effendy didampingi Pj.
Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, dan Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta
Wibawa meninjau pembangunan gedung RSUD Sepaku. Rencana pembangunan gedung
tersebut terdiri dari empat lantai diperuntukkan sebagai ruangan ICU (Intensive
Care Unit), NICU (Neonatal Intensive Care Unit), dan PICU (Pediatric Intensive
Care Unit).
Selanjutnya Menko Muhadjir berdialog dengan
masyarakat penerima Pembagian Makanan Tambahan (PMT), masker, dan obat-obatan.
Dihadiri oleh Kader Pos Pelayanan Terpadu
(Posyandu) wilayah Kecamatan Sepaku, ibu hamil, ibu memiliki balita stunting,
dan perangkat desa sekitar, Menko PMK mengucapkan rasa senang dapat menyapa
masyarakat yang telah hadir.
“Senang sekali bertemu dengan semuanya. Saat
ini Wilayah Sepaku termasuk wilayah Ibu Kota Nusantara. Oleh karena itu
anak-anak Sepaku harus tumbuh cerdas supaya dapat bersaing dalam persaingan
lapangan kerja kelak. Tentu saja dengan akhlak yang baik, akhlakul karimah
untuk mengisi IKN nanti,” ujar Muhadjir.

Komentar
Posting Komentar