Istana pastikan tidak ada 'Doorstop' setingan saat keterangan pers Presiden Jokowi


 

Istana pastikan tidak ada 'Doorstop' setingan saat keterangan pers Presiden Jokowi

 

 

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana buka suara. Ia membantah bahwa dua keterangan pers presiden tersebut gimmick atau sandiwara. Yusuf menekankan, kedua sesi itu dirancang untuk menyampaikan informasi langsung dari presiden kepada masyarakat. "Itu adalah bagian dari keterangan pers," ujarnya.

 

Lebih lanjut Yusuf menjelaskan, kedua wawancara tersebut merupakan upaya Sekretariat Presiden untuk memastikan pesan penting dari kepala negara tersampaikan secara efektif kepada publik. Menurutnya, sesi tanya jawab seperti dilakukan Jokowi itu bukan hal baru, dan telah menjadi bagian strategi komunikasi pemerintah. “Tidak semua keterangan pers harus melibatkan banyak media secara langsung. Kadang kita harus memilih format yang paling sesuai dengan situasi dan kebutuhan informasi,” papar pria kelahiran September 1975 itu.

 

Menutup penjelasannya, Yusuf menegaskan, Sekretariat Presiden berkomitmen untuk selalu transparan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak terpengaruh oleh spekulasi yang belum tentu benar, dan fokus pada substansi informasi dari presiden. “Segala yang kami lakukan demi kepentingan masyarakat luas," pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI