Bank Dunia Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia


 

Bank Dunia Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

 

 

Kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia mendapat apresiasi Bank Dunia.

 

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers setelah pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Managing Director of Operations Bank Dunia, Anna Bjerde, di Istana Merdeka, Jakarta menyampaikan World Bank atau Bank Dunia memberikan apresiasi terhadap kinerja ekonomi Indonesia yang berhasil mencatat pertumbuhan sebesar 5,11% (yoy) pada kuartal pertama 2024, dengan inflasi yang terjaga di kisaran 2,58%.

 

Pencapaian ini menunjukkan ketangguhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.

 

Bank Dunia mengapresiasi stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten di atas 5% (yoy) dan tingkat inflasi yang rendah. Pertumbuhan ekonomi Indonesia berdasarkan catatan Bank Dunia juga telah melampaui rata-rata global yang diproyeksikan sebesar 2,6%-2,7% (yoy) pada 2024, dan diperkirakan akan tetap di bawah 5% (yoy) pada 2025.

 

Dalam pertemuan itu, Menteri Airlangga mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo juga menyampaikan penurunan angka stunting dari 37% pada 2013 menjadi 21% pada 2023. Demikian pula penurunan kemiskinan ekstrem dari 6,2% pada 2014 menjadi 0,8% pada Maret 2024.

 

Sementara terkait Dana Desa sebesar Rp71 triliun juga telah dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan di pedesaan, termasuk pengurangan angka stunting.

 

World Bank juga mengapresiasi program yang dilakukan oleh Indonesia dan diharapkan bisa menjadi percontohan untuk negara-negara lain di luar Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI