KEMENTERIAN PUPR LELANG PROYEK RUSUN TNI DI IKN NUSANTARA
KEMENTERIAN PUPR LELANG
PROYEK RUSUN TNI DI IKN NUSANTARA
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat (PUPR) tengah melelang proyek Hunian Vertikal 4 Tower Tentara Nasional
Indonesia (TNI) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Nilai Harga
Perkiraan Sendiri (HPS) dari paket pembangunan ini menyentuh angka Rp 853,7
miliar.
Dikutip dari laman resmi Layanan Pengadaan
Secara Elektronik (LPSE) PU, Jumat (12/7/2024), anggaran untuk pembangunan
proyek rumah susun (Rusun) ini bersumber dari kocek negara Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara (APBN) 2024-2025 Kementerian PUPR.
Pembangunan Hunian Vertikal 4 Tower TNI di IKN
dengan sistem Multi Year Contract (MYC) TA 2024-2025 sebesar Rp 877,85 miliar,
sedangkan nilai HPS paket sebesar Rp 853,7 miliar. Jenis kontrak yang akan
dibuat ialah berdasarkan Harga satuan.
Wilayah IKN sendiri direncanakan seluas
180.000 Ha. Saat ini telah dilaksanakan pembangunan hunian vertikal untuk
akomodasi pemindahan ASN dan Hankam Tahap I yang direncanakan sejumlah 60.000
jiwa pada tahun 2024. Pemindahan ini tidak terlepas dari penempatan dan
penugasan TNI.
"Dalam rangka memenuhi kebutuhan hunian
bagi personel TNI di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Pembangunan
Hunian Vertikal 4 Tower TNI di IKN merupakan bentuk dukungan bagi personel
TNI," bunyi uraian singkatnya.
Lokasi pekerjaan pembangunan Hunian Vertikal 4
Tower TNI di IKN berada di KIPP IKN. Lelang ini berada di bawah Kementerian
PUPR, spesifiknya Satuan Kerja Penyediaan Perumahan IKN, Balai Pelaksana
Penyediaan Perumahan Kalimantan II, Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian
PUPR.
Sejalan dengan hal tersebut, lelang proyek ini
telah diumumkan sejak Mei 2024 kemarin. Saat ini proses yang tengah dilakukan
ialah pengumuman pascakualifikasi dilakukan mulai 9 s.d 15 Juli 2024.
Selanjutnya periode upload dokumen penawaran akan dilakukan pada tanggal 12 s.d
19 Juli 2024.
Apabila proses berjalan lancer, pengumuman
pemenang tender akan dilangsungkan pada 26 Juli 2024 mendatang, sedangkan
penandatanganan kontrak dilakukan pada 2 Agustus 2024. Saat berita ini dibuat,
tercatat ada sebanyak 25 peserta ikut serta dalam lelang tersebut.

Komentar
Posting Komentar