KEMENKO POLHUKAM BENTUK DESK KOORDINASI PILKADA BERISI 19 LEMBAGA


 

KEMENKO POLHUKAM BENTUK DESK KOORDINASI PILKADA BERISI 19 LEMBAGA

 

 

Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengatakan pihaknya telah membentuk Desk Koordinasi Pemilu dan Pilkada. Ada 19 kementerian dan lembaga yang terlibat dalam desk ini.

 

"Dalam rangka mensukseskan pemilu dan Pilkada 2024 Kemenko Polhukam telah membentuk desk koordinasi pemilu dan pilkada yang di dalamnya terdapat 19 kementerian/lembaga yang memiliki keterkaitan tugas dalam hal kesiapan penyelenggaraan keamanan, penanganan pelanggaran, dan sosialisasi terkait tahapan pilkada," ujar Hadi dalam Rakor Kesiapan Penyelenggara Pilkada Serentak Wilayah Sumatera, Selasa (9/7/2024).

 

Hadi berharap, dengan adanya desk ini, permasalahan yang ada di pilkada serentak nanti bisa cepat diatasi. Dia berharap Pilkada serentak yang digelar pertama kali di Indonesia ini bisa berjalan aman dan lancar.

 

"Dengan demikian diharapkan permasalahan yang kemungkinan menjadi hambatan dalam pilkada serentak dapat dikoordinasikan, dapat diatasi, dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

 

Adapun desk koordinasi ini berperan untuk menyinergikan tiap kementerian dan lembaga tersebut. Hadi mengatakan tugas kementerian dan lembaga di desk ini sudah dibagi-bagi tugasnya.

 

"Desk koordinasi pemilu dan pilkada memiliki beberapa peran yang perlu disinergikan dalam menyukseskan pilkada serentak. Pertama, sinergitas tugas BSSN dan Kominfo dalam menjaga suasana ruang digital tetap kondusif," katanya.

 

"Kedua, sinergi tugas antara Bawaslu, Polri, dan Kejaksaan, melalui forum bersama sentra penegakan hukum terpadu (gakkumdu) dalam penanganan tahapan pilkada juga kita perankan, nanti setelah rakor ini saya juga akan membuka rakor gakkumdu sehingga pelaksanaan pilkada serentak benar-benar bisa diatasi, dan diselesaikan apabila terjadi permasalahan," imbuhnya.

 

Kemudian ada juga sinergitas antara TNI/Polri dan BIN. Sinergitas lembaga ini diperlukan untuk memetakan wilayah yang berpotensi konflik guna mengantisipasi gangguan keamanan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI