Selain Taksi Terbang, Kereta Otonom Siap Diuji Coba di IKN, IKN Keren Banget!


 

Selain Taksi Terbang, Kereta Otonom Siap Diuji Coba di IKN, IKN Keren Banget!

 

 

Pembangunan jalan sumbu kebangsaan di sisi barat di Ibu Kota Nusantara dilaporkan telah rampung. Kementerian Perhubungan siap menguji coba kereta otonom atau autonomous rail transit (ART) di jalan tersebut. Kendaraan disebut menambah transportasi umum ramah lingkungan di IKN.

 

Beberapa hari lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau jalan sumbu kebangsaan sisi barat di IKN. Ia mengaku terkesan dengan jalan tersebut. Menurutnya, tekstur aspal jalan ini sangat halus dan memiliki kelenturan yang bagus.

 

"Hal ini tentu akan membuat nyaman para pengendara dan penumpang yang melintas," katanya dikutip dephub.go.id.

 

Budi membeberkan, jalan sumbu kebangsaan sisi barat di IKN memiliki enam lajur lalu lintas. Salah satu lajur dikhususkan untuk bus dan kereta otonom. Ia menjadwalkan uji coba kereta otonom di IKN dilangsungkan pada Agustus 2024.

 

"Insyaallah, dengan jalur yang sudah ada, ART bisa diuji coba pada Agustus nanti," ucapnya.

 

Kereta otonom adalah kereta tanpa rel. Pertama kali dikembangkan China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) pada 2017. Melansir laman CRRC, kendaraan tersebut diperkenalkan pada Oktober 2017 di Kota Zhuzou, Provinsi Hunan, dan mulai beroperasi pada 2018.

 

Satu kereta otonom yang terdiri dari lima gerbong memiliki kapasitas 500 penumpang. Kereta ini memiliki kecepatan maksimum 70 kilometer per jam. Hampir seluruh badan kereta dilengkapi sensor dan radar yang berfungsi untuk mengidentifikasi lintasan virtual serta memantau kondisi jalan. Hal ini memungkinkan kereta otonom dioperasikan tanpa awak.

 

Kereta otonom juga dilengkapi sistem persinyalan prioritas kendaraan. Melalui sistem ini, kereta otonom akan memberikan sinyal ke lampu lalu lintas, 100 meter sebelum mencapai lampu tersebut. Dengan begitu, kereta otonom akan diberi prioritas jalan tanpa halangan.

 

Bahan bakar kereta otonom adalah listrik yang disimpan melalui baterai. Daya pengisiannya mencapai 1.000 ampere. Perangkat pengisian daya cepatnya atau fast charging disediakan di setiap stasiun pemberhentian. Dengan pengisian daya selama 10 menit, kereta otonom buatan CRRC dapat menempuh perjalanan 25 kilometer.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI