PERUSAHAAN ASAL TIONGKOK SIAP BERGABUNG RAMAIKAN SEKTOR KETAHANAN PANGAN DI IKN
PERUSAHAAN ASAL TIONGKOK SIAP BERGABUNG RAMAIKAN SEKTOR KETAHANAN PANGAN DI IKN
Investasi asing di kawasan inti Ibu Kota
Nusantara (IKN) memang masih sepi. Namun tidak demikian dengan daerah di
sekitar pusat IKN Nusantara atau dikenal sebagai daerah mitra strategis IKN.
Sebuah perusahaan bahan pertanian kimia asal
Tiongkok, berkomitmen menanamkan investasi Rp 13 triliun di Provinsi Kalimantan
Timur (Kaltim), yang jadi mitra strategis IKN Nusantara. Komitmen investasi
tersebut tertuang dalam kunjungan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik di Tiongkok
pada 19-22 Juni.
Mitra investasi itu adalah Anhui Guangxin
Agrochemical. Perusahaan itu fokus memproduksi bahan pertanian kimia seperti
pestisida, herbisida, glisofat, dan lainnya.
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengatakan,
kerja sama tersebut sangat penting. Pasokan pangan dari Kaltim untuk kawasan
inti IKN Nusantara sangat penting. Sebagai pusat ibukota baru, kawasan IKN
membutuhkan pasokan pangan yang mencukupi dan bermutu.
Akmal menyambut baik rencana investasi dari
Anhui Guangxin Agrochemical tersebut. Kaltim sebagai mitra strategis IKN
Nusantara saat ini tengah mendorong percepatan pembangunan sektor pertanian.
”Tujuannya untuk mendukung dan mewujudkan
ketahanan pangan di Kaltim dan IKN,” kata Akmal.

Komentar
Posting Komentar