PEREMPUAN DAYAK SIAP BERKARYA UNTUK IKN
PEREMPUAN DAYAK SIAP BERKARYA
UNTUK IKN
Ketua Lembaga Perempuan Dayak Nasional (LPDN)
Nyelong Inga Semon menyatakan bahwa pihaknya siap mengambil bagian dalam
berkarya untuk IKN.
Bagi Nyelong, sebagai etnis asli Kalimantan,
perempuan Dayak bersiap untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan IKN.
Berbagai program inovatif diluncurkan
pihaknya, seperti pelatihan, magang, dan sekolah lapang, untuk meningkatkan
kualitas sumber daya manusia (SDM).
Ia menuturkan, perempuan Dayak tak hanya siap
menjadi bagian dari pembangunan IKN, tetapi juga menjadi penjaga budaya dan
kearifan lokal. LPDN adalah jembatan yang menghubungkan perempuan Dayak dengan
masa depan yang penuh peluang dan kemajuan.
Sekolah Lapang menjadi program unggulan LPDN
untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan tangan perempuan Dayak.
"Contohnya, produksi kerajinan manik-manik harus distandardisasi agar
dapat dipasarkan secara global," jelas Nyelong.
LPDN menyadari kesenjangan yang dihadapi
perempuan Dayak dalam mengakses informasi dan peluang ekonomi.
Oleh karena itu, LPDN menjalin kerja sama
dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, pengusaha, dan akademisi,
untuk membuka akses bagi perempuan Dayak dalam berkreasi.
Lembaga Perempuan Dayak juga mendorong
partisipasi perempuan Dayak dalam pengambilan keputusan terkait IKN. "Kami
mendorong perempuan Dayak untuk terlibat dalam forum-forum diskusi dan
konsultasi publik," kata Nyelong.
LPDN juga mendorong perempuan Dayak untuk
terlibat dalam berbagai kegiatan budaya, seperti festival, pertunjukan seni,
dan edukasi budaya. Pihaknya ingin generasi muda Dayak bangga dengan budaya
mereka.

Komentar
Posting Komentar