Mobil Listrik Lewat Tol IKN Bisa Sekaligus Ngecas, Teknologi Tercanggih Yang Pernah Ada di Indonesia
Mobil Listrik Lewat Tol IKN
Bisa Sekaligus Ngecas, Teknologi Tercanggih Yang Pernah Ada di Indonesia
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat (PUPR) membeberkan perkembangan teknologi electric charging lane alias
aspal yang bisa mengisi baterai mobil listrik di jalan tol Ibu Kota Nusantara
(IKN). Menurut PUPR, uji coba teknologi itu bisa dilakukan pada 2025 ketika
seluruh jalan tol IKN sudah rampung dan beroperasi.
"Kalau jalan tol sudah siap ada operasi
dan pemeliharaan, mungkin tahun depan, 2025," ungkap Kepala Satuan Tugas
Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H. Sumadilaga di Kantor
Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2024).
Namun, Danis menjelaskan teknologi tersebut
bakal diterapkan secara bertahap. Uji coba pun dilakukan di beberapa bagian
tol, meskipun demikian ia tidak menjelaskan ruas tol yang bakal menjadi lokasi
uji coba. Menurutnya, penerapan teknologi canggih di IKN harus dilakukan secara
hati-hati. Sebab, teknologi itu tergolong baru di Indonesia.
Selain itu, Danis menjelaskan teknologi lain
yang uji coba dilakukan terlebih dahulu adalah autonomous rail transit (ART)
alias kereta tanpa rel. Dikembangkan oleh Kementerian Perhubungan, Danis
mengatakan bahwa PUPR sedang menyiapkan jalan tempat magnet kereta tanpa rel
dipasang.
"Kita lagi nyiapin jalannya karena di
jalannya harus ada sensor untuk rel. Itu, kan, kereta tapi tanpa rel, relnya
sensor. Itu juga masih kita rapatkan," bebernya.
Sebelumnya berdasarkan catatan detikcom, IKN
bakal mengusung konsep cerdas dan berkelanjutan. Salah satu teknologi canggih
yang akan diterapkan adalah electric charging lane. Electric charging lane
merupakan infrastruktur jalan yang bisa membantu mengisi daya baterai kendaraan
listrik. Ketika kendaraan listrik melewati jalur tersebut, maka otomatis
baterai bisa terisi dayanya.
Sistem itu sudah beberapa kali dilakukan uji
coba di berbagai negara.Beberapa uji coba telah dilakukan untuk menguji
teknologi yang memungkinkan mobil listrik, truk, dan bus untuk mengisi daya
saat berjalan. Prosesnya disebut dynamic charging. Sistem itu bekerja melalui
bantalan bawah jalan yang mentransmisikan listrik secara nirkabel ke receiver
atau penerima yang dipasang di bawah kendaraan. Teknologi ini dinilai cocok
digunakan di IKN Nusantara yang hanya akan diramaikan oleh kendaraan ramah
lingkungan.

Komentar
Posting Komentar