Malaysia Berminat Dalam Pembangunan Residential Tower di IKN Nusantara


 

Malaysia Berminat Dalam Pembangunan Residential Tower di IKN Nusantara

 

 

Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, mengungkapkan antusiasme Malaysia untuk berinvestasi di IKN.

 

“Malaysia ini negara yang mempunyai paling banyak Letter of Intent (LOI) untuk bekerja sama di IKN,” ujarnya dalam wawancara eksklusif bersama kumparan, Selasa (4/6).

 

"Kami berharap keputusan positif dari pemerintah Indonesia dalam waktu dekat sehingga dua perusahaan Malaysia ini bisa mendapat tender untuk proyek pembangunan residential tower," tambah Dubes Hasrin.

 

Dato' Hasrin menjelaskan, dua perusahaan tersebut sudah cukup maju dalam proses ini. Sementara 24 perusahaan lainnya, kebanyakan memiliki keahlian untuk fase pembangunan yang lebih lanjut, seperti layanan light city dan teknologi komunikasi.

 

"Yang penting, perusahaan Malaysia bisa berpartisipasi dalam pembangunan IKN," tegasnya.

 

Ketika ditanya mengenai target pemerintah Indonesia untuk menyelenggarakan upacara kemerdekaan 17 Agustus di IKN, Hasrin menilai langkah tersebut menunjukkan tekad kuat Indonesia.

 

Ia menyadari bahwa pemindahan ibu kota ke Nusantara berbeda dengan pengalaman Malaysia memindahkan pusat administrasi dari Kuala Lumpur ke Putrajaya yang hanya berjarak sekitar 60 kilometer.

 

"Meskipun jarak antara Kuala Lumpur dan Putrajaya dekat, proses pemindahan ibu kota memiliki beberapa kesamaan yang bisa dipelajari oleh Indonesia untuk memperbaiki proses pemindahan ke Nusantara," jelasnya.

 

Dengan skala yang jauh lebih besar, Dato' Hasrin menekankan pentingnya perencanaan yang matang, masterplan yang baik, dan pelaksanaan infrastruktur yang tepat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI