Kehadiran IKN Dorong Pembangunan Merata di Seluruh Indonesia, Bukan Lagi Jawa Sentris Tapi Indonesia Sentris,
Kehadiran IKN Dorong
Pembangunan Merata di Seluruh Indonesia, Bukan Lagi Jawa Sentris Tapi Indonesia
Sentris,
Kementerian Komunikasi dan Informatika
(Kemenkominfo) menyebutkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di
Kalimantan Timur yang saat ini tengah dilakukan oleh Pemerintah Pusat merupakan
bentuk nyata untuk mewujudkan konsep Indonesiasentris.
Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian
dan Kemaritiman Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo
Septriana Tangkary menyebutkan konsep Indonesiasentris artinya pembangunan
diwujudkan secara merata dan tidak terfokus pada satu Pulau saja.
"Kalau dulu banyak anggapan pembangunan
di Indonesia itu selalu Jawasentris, atau Sumaterasentris. Saat ini lewat IKN
kita membicarakan Indonesiasentris. Artinya seluruh pembangunan dari Sabang
sampai Merauke, dari Mianggas sampai Rote itu infrastruktur yang dibangun
sama," kata Septriana dalam diskusi hybrid bertajuk "Temu Influencer
"Mewujudkan Visi Smart City dalam Transformasi Ibu Kota Negara",
Rabu.
Lebih lanjut, Septriana mengatakan pembangunan
IKN dapat berjalan optimal lewat kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari
masyarakat lokal hingga seluruh kementerian dan lembaga yang ada di Indonesia.
Dalam pembangunan IKN, Kementerian Kominfo
juga ikut mengambil bagian dengan menyiapkan infrastruktur telekomunikasi atau
pemerataan akses internet, pengintegrasian Sistem Pemerintah Berbasis
Elektronik (SPBE).
Pada penyiapan infrastruktur telekomunikasi
dan pemerataan akses internet, menurut Septriana, saat ini sudah mengalami
perbaikan dan pemerataan yang lebih baik.
"Dulu 20 mbps itu kecepatan internet yang
hanya bisa dirasakan di Jawa saja, tapi sekarang kecepatan segitu pun sudah
bisa dirasakan di pulau lain seperti di Makassar. Rasanya hampir semua tempat
sekarang bisa mendapatkan kecepatan yang sama," katanya.
Lalu dari segi integrasi SPBE, Septriana
mengatakan hal itu perlu dilakukan sebagai salah dukungan transformasi digital
di IKN.
Ia menyebutkan Kementerian Kominfo bertanggung
jawab untuk melakukan integrasi dan harmonisasi layanan digital yang tersedia
di setiap kementerian ataupun lembaga publik sehingga nantinya pemerintahan
digital bisa terwujud dengan lebih baik di IKN.
"Salah satu targetnya dengan melakukan
harmonisasi dan integrasi aplikasi yang telah dikembangkan pemerintah dari
tingkat pusat dan daerah yang kini jumlahnya sudah mencapai 24.000
aplikasi," ujarnya.
Terakhir, dukungan yang diberikan untuk
pembangunan IKN dari Kementerian Kominfo dalam mewujudkan tata kelola kota
pintar ialah dengan membangun Pusat Data Nasional (PDN).
Septriana mengatakan saat ini PDN yang hampir
rampung pengerjaannya ialah PDN di Cikarang, Jawa Barat dan nantinya akan ada
juga PDN di IKN Nusantara, Kalimantan Timur, PDN di Kepulauan Riau, dan juga
direncanakan di Labuan Bajo, NTT.
Nantinya semua data penting milik masyarakat
akan ditampung di PDN itu dengan harapan dapat mempermudah proses integrasi
layanan SPBE di berbagai sektor.

Komentar
Posting Komentar