IKN Punya Air Bersih Melimpah, Istana Negara dan Masyarakat IKN Bisa Menikmati Air Bersih Bulan Depan


IKN Punya Air Bersih Melimpah, Istana Negara dan Masyarakat IKN Bisa Menikmati Air Bersih Bulan Depan

 

 

Air bersih di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan bisa dinikmati pada pertengahan bulan depan.

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah menyelesaikan jaringan pipa distribusi air bersih untuk dialirkan dari Intake Sungai Sepaku menuju ke sejumlah kawasan prioritas yang ada di KIPP IKN.

 

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga menerangkan, pada pekan kedua atau pekan ketiga Juli 2024, air bersih ditarget sudah bisa mengalir pada persil yang ada di KIPP IKN.

 

Mereka yang prioritas mendapat aliran air ini antara lain, kawasan Istana Negara, 12 tower rusun untuk ASN-Hankam, 4 Kantor Kemenko, Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM), hingga ke Hotel Nusantara dan juga Rumah Sakit Hermina Nusantara.

 

“Kita ada daftarnya. Sampai ke titik tapping-nya (penyambungan pipa) di mana. Mudah-mudahan ujungnya, kami harapkan air bersih itu masuk di pertengahan Juli. Ada yang minggu kedua dan minggu ketiga,” katanya saat mengunjungi kantor KSO ADHI, Surya Bakti, Laut Permata di Desa Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (12/6).

 

Mantan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR sejak 2018 hingga 2020 ini menerangkan bahwa IKN memiliki dua sumber air baku. Yakni Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sungai Sepaku.

 

Kedua sumber air baku ini telah rampung pembangunannya dan sudah memiliki pasokan air yang siap untuk dialirkan ke IKN. Akan tetapi, pada tahap awal, pihaknya akan mengandalkan sumber air baku dari Intake Sungai Sepaku yang berada di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).

 

Nantinya sebelum dialirkan ke kawasan Istana Negara dan kawasan prioritas lainnya, air baku dari Intake Sungai Sepaku ini masih memerlukan proses pengolahan. Di mana air baku itu akan masuk ke reservoir atau  tempat penyimpanan air untuk sementara dengan kapasitas 6 ribu kubik. Setelahnya harus diproses melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) bersih.

 

“IPA dengan berat 6 ton Itu sudah di sana. Sedang dikerjakan,” ujar Danis.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI