TEGAS BANGET! JOKOWI BLAK-BLAKAN SEBUT MAFIA TANAH BERKURANG SETELAH MASYARAKAT PEGANG SERTIFIKAT TANAH
TEGAS BANGET! JOKOWI
BLAK-BLAKAN SEBUT MAFIA TANAH BERKURANG SETELAH MASYARAKAT PEGANG SERTIFIKAT
TANAH
Jokowi mengemukakan praktik mafia tanah di
Indonesia semakin berkurang dalam kurun 10 tahun terakhir seiring konsistensi
pemerintah dalam meningkatkan distribusi sertifikat kepemilikan lahan kepada
para pemegang hak.
Berdasarkan laporan Badan Pertanahan Nasional
(BPN) dalam kurun 10 tahun terakhir, terdapat 80 juta dari total 126 juta lahan
di Indonesia yang belum memiliki sertifikat kepemilikan.
Presiden Jokowi mengatakan ketiadaan
sertifikat tanah pada pemegang hak telah mengakibatkan timbulnya sengketa lahan
di berbagai daerah di tanah air.
"Ini penting, karena yang terjadi 10
tahun saya menjadi presiden, kalau ke daerah, masuk ke desa, masuk ke kampung,
isinya hanya sengketa tanah, urusan sengketa tanah, urusan konflik tanah.
Karena apa? 'Panjenengan mboten' pegang yang namanya sertifikat," ungkap
Presiden Jokowi.
Ketiadaan sertifikat tanah tersebut, Presiden
Jokowi melanjutkan turut dipengaruhi oleh kemampuan BPN yang pada kurun waktu
itu hanya mampu menyelesaikan rata-rata 500 ribu sertifikat dalam setahun.

Komentar
Posting Komentar