SURVEI INDIKATOR POLITIK KELUARKAN DATA TERBARU, MAYORITAS MASYARAKAT PECAYA PEMILU BEBAS DARI INTERVENSI PEMERINTAH


 

SURVEI INDIKATOR POLITIK KELUARKAN DATA TERBARU, MAYORITAS MASYARAKAT PECAYA PEMILU BEBAS DARI INTERVENSI PEMERINTAH

 

 

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan mayoritas responden menyatakan cukup atau sangat percaya pemilihan umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024 bebas dari intervensi pemerintah.

 

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Hendro Prasetyo menyebutkan berdasarkan hasil survei pada 18-21 Februari, sebanyak 41,2 responden menjawab cukup percaya bahwa Pemilu 2024 bebas dari campur tangan pemerintah dan 18,6 persen responden menjawab sangat percaya.

 

“Kalau kita gabungkan, jumlahnya hampir 60 persen yang percaya bahwa tidak ada intervensi pemerintah dalam Pemilu” ujar Hendro dalam acara Evaluasi Publik Atas Pemilu 2024 dan Isu-isu Malpraktek Elektoral yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu.

 

Lebih lanjut, sebanyak 27,4 persen responden mengatakan kurang percaya, sementara sebanyak 18,6 persen menjawab sangat percaya dan sebanyak 7,4 persen responden menjawab tidak percaya sama sekali.

 

Dirinya menilai, pihak penyelenggara Pemilu, yakni KPU, Bawaslu, serta pemerintah perlu memberikan respon terhadap ketidakpercayaan publik bahwa pemerintah tidak campur tangan dalam Pemilu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI