Super Nyaman!!! Trotoar untuk Pejalan Kaki di IKN Dilengkapi Jalur Sepeda, Tanaman Hijau dan Ramah Disabilitas


 

Super Nyaman!!! Trotoar untuk Pejalan Kaki di IKN Dilengkapi Jalur Sepeda, Tanaman Hijau dan Ramah Disabilitas

 

 

Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dikembangkan sebagai Ibu kota berkelas dunia yang mengusung konsep kota cerdas. Salah satu pembangunan yang menarik perhatian adalah trotoar yang berada di tengah kota. Belum lama ini, perkembangan pembuatan trotoar dibagikan oleh kreator konten dunia konstruksi Indonesia yang juga pemerhati IKN, Wawan Puji Siswanto.

 

Keberadaan trotoar untuk jalur pejalan kaki atau pedestrian tentu sangat penting bagi sebuah kota besar seperti IKN. Yang menarik, salah satu jalan raya yang dinamakan Jalan Sumbu Kebangsaan ada trotoar dua jalur yang sepertinya sudah hampir selesai dan siap digunakan.

 

“Jadi ini dua jalur, ada jalur warna hijau dan warna beton, dan ada beberapa bangku panjang buat tempat istirahat. Di jalur warna beton ini khusus untuk pejalan kaki dan ada ada guiding block untuk teman-teman disabilitas jadi trotoar ini termasuk ramah disabilitas. Jalur ini lebarnya sekitar 2 meter,” terang Wahyu dalam unggahannya di Youtube.

 

“Kalau jalur hijau lebih lebar mungkin sekitar 3 sampai 4 meter dan kemungkinan bisa untuk jalur sepeda jmaupun pejalan kaki uga nantinya. Di sini juga sudah ada tempat sampahnya dan ada banyak pohon dan tanaman hijau,” tambahnya.

 

Perkembangan pembangunan IKN juga tak liput dari perhatian Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, beberapa hari lalu. Menko Luhut melakukan pemantauan langsung terhadap pengerjaan proyek IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Ia meninjau langsung progres pembangunan serta persiapan HUT ke-79 RI yang akan digelar di IKN pada 17 Agustus 2024.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI