Soal Kenaikan Biaya Kuliah, Wapres: Pemerintah Tak Mungkin Tanggung Seluruhnya
Soal Kenaikan Biaya Kuliah, Wapres:
Pemerintah Tak Mungkin Tanggung Seluruhnya
Kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) dan uang
pangkal di sejumlah universitas saat ini tengah menjadi sorotan karena dinilai
memberatkan mahasiswa. Ketika ditanyai awak media seputar isu ini, Wakil
Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menegaskan perlunya pembiayaan secara
proporsional agar UKT tidak terlalu membebani mahasiswa.
“Masalah pendidikan tinggi itu adalah amanat
konstitusi yang harus kita jalankan," ujarnya.
Wapres menerangkan bahwa perguruan tinggi
memiliki peran krusial dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul untuk
mencapai visi Indonesia Emas 2045. Namun, tantangan biaya pendidikan tinggi
yang mahal menjadi hambatan signifikan.
“Solusi-solusi pemerintah yang menanggung
seluruhnya tidak mungkin, belum bisa," tambahnya.
Untuk itu, Wapres menekankan pentingnya peran
Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dalam mencari solusi alternatif
untuk pembiayaan pendidikan.
“Perguruan tinggi juga diberi advokasi lah
agar bisa mengembangkan usahanya sebagai badan hukum. Jadi, perguruan tinggi
juga jangan hanya [mengejar bebasnya]. Kan PTNBH itu dia bebas. Jangan hanya
bebasnya saja, bisa melakukan ini-ini karena dia badan hukum, tapi tanggung
jawabnya enggak, gitu kan. Itu juga tidak fair,” ujarnya.
Wapres juga menyatakan bahwa distribusi beban
biaya pendidikan harus proporsional antara pemerintah, mahasiswa, dan perguruan
tinggi.
“Menurut saya, solusinya ya dibagi ini. Harus
menjadi beban pemerintah sesuai dengan kemampuan, menjadi beban mahasiswa
sesuai dengan kemampuan, dan menjadi beban perguruan tinggi melalui badan-badan
usaha yang dikembangkan untuk menanggung sebagian,” paparnya.
Wapres meyakini, persoalan mahalnya biaya
kuliah ini akan bisa diatasi jika proporsionalitas pembiayaan terbangun
diantara ketiga pihak tersebut.
Menyinggung perdebatan soal kuliah sebagai
kebutuhan tersier, Wapres berpendapat bahwa pendidikan tinggi tetap penting
meskipun tidak semua orang harus masuk perguruan tinggi.
“Menurut saya, tidak semua orang harus masuk
perguruan tinggi, tapi perguruan tinggi itu juga penting, karena kita harus
menyiapkan sumber daya manusia yang unggul,” ungkap Wapres.

Komentar
Posting Komentar