SEMAKIN NYATA!! INI DIA BENDUNGAN SEPAKU SEMOI, SUMBER AIR BAKU IKN
SEMAKIN NYATA!! INI DIA
BENDUNGAN SEPAKU SEMOI, SUMBER AIR BAKU IKN
Kurang lebih 27 kilometer dari Kawasan Inti
Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, pemerintah membangun Bendungan Sepaku Semoi.
Bendungan ini salah satu sumber air baku IKN dengan kapasitas tampung 16 juta
meter kubik.
Pepohonan yang rindang di sekitar Bendungan
Sepaku Semoi cukup mengadang cuaca panas nan terik di Kabupaten Penajam Paser
Utara, Kalimantan Timur. Pengunjung bisa menikmati pemandangan sambil duduk
santai di anjungan yang disediakan.
Selain untuk penyediaan air baku, Bendungan
Sepaku Semoi punya manfaat sebagai potensi destinasi wisata baru, sumber air
irigasi untuk meningkatkan sektor pertanian, serta mereduksi banjir sebesar
55,26 persen.
Buat menarik wisatawan, kawasan bendungan ini
dilengkapi anjungan beserta tempat duduk santai di bawahnya, masjid, toilet,
bangunan untuk perkantoran, sampai helipad.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, bendungan yang dibangun mulai dari tahun
2020 tersebut kini konstruksinya 100 persen rampung dan sudah hampir terisi
penuh.
Pengisian air Bendungan Sepaku Semoi, kata
dia, dibantu dengan hujan buatan (teknologi modifikasi cuaca/TMC) dan hujan
alami. Dia menyebutkan, tinggal 50 cm lagi airnya akan melimpah.
"Kemarin kita pakai TMC, kemudian ada
juga hujan alam, itu sudah top, kapasitasnya 16 juta meter kubik, kalau 50 cm
kira-kira 1,6 juta meter kubik. Jadi dari semua 16 juta, sudah terisi 14 juta
meter kubik," jelas Basuki kepada awak media di KIPP IKN, Senin (6/5).
Bendungan ini memiliki panjang 450 meter dan
tinggi 25 meter dengan tipe bendungan timbunan tanah homogen. Manfaat bendungan
ini sebagai penyediaan air baku 2.500 liter per detik, yakni 2.000 liter per
detik untuk IKN dan 500 liter per detik untuk Kota Balikpapan.
Biaya pembangunan Bendungan Sepaku Semoi
memakan sekitar Rp 621 miliar dengan masa pelaksanaan konstruksi 2020 sampai
2023.
Basuki mengatakan, Bendungan Sepaku Semoi
belum diresmikan oleh Presiden Jokowi. Rencananya, dia akan mengusulkan untuk
momentum groundbreaking ke-6.
"Kalau beliau (Jokowi) misalnya
groundbreaking ke-6 akhir Mei ini, ya harus siap diresmikan. Nanti kami
usulkan," tuturnya.
Basuki menjelaskan, air dari Bendungan Sepaku
Semoi ini baru akan dialirkan setelah Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA)
Sepaku Semoi selesai dibangun, menggunakan teknologi dari Korea Selatan.
"Air dari Bendungan Sepaku Semoi akan ada
IPA satu lagi yang 300 liter per detik yang dari Korea, teknologinya sama
dengan teknologi IPA yang dibiayai APBN, dengan IPA dari Korea untuk Sepaku
Semoi," jelasnya.
Hingga saat ini, kebutuhan air minum (tap
water) dan air bersih untuk KIPP IKN masih mengandalkan pasokan dari Intake
Sungai Sepaku dan diolah di IPA Sepaku, sepanjang 17 kilometer menuju Reservoir
Induk.
Basuki menyebutkan, pemerintah masih menunggu
kedatangan pompa berkekuatan 2x300 liter per detik di akhir Mei 2024 ini.
Selanjutnya pompa tersebut akan dipasang Juni dan diujicobakan (commissioning).

Komentar
Posting Komentar