RUMAH DINAS MENTERI DI IKN CANGGIH BETUL DILENGKAPI SMART HOME
RUMAH DINAS MENTERI DI IKN
CANGGIH BETUL DILENGKAPI SMART HOME
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat (PUPR) menyebut pembangunan 36 Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) di Ibu
Kota Nusantara atau IKN sudah mencapai 87 persen. Salah satu rumah yang sudah
siap digunakan adalah rumah dinas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Basuki
berencana pindah ke ibu kota baru pada Juli 2024.
Tempo turut menyambangi rumah dinas baru
Basuki pada Selasa, 7 Mei 2024. Kunjungan ini berbarengan dengan agenda kerja
Basuki meninjau perkembangan proyek pembangunan IKN menjelang pelaksanaan
upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Basuki mengecek proyek pada 6 sampai 7 Mei 2024.
Rumah dinas menteri di IKN dibangun dengan
luas sekitar 580 meter persegi di atas lahan sekitar 1.000 meter persegi.
Anggaran pembangunan satu unit rumah di ibu kota baru ini mencapai Rp 14
miliar. Ukuran rumah baru tersebut sempat menjadi sorotan karena dinilai
Menteri Koordinator Luhut Binsar Pandjaitan lebih kecil ketimbang rumah dinas
menteri di Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan.
Rumah dinas menteri di IKN dibangun dengan dua
lantai yang dilengkapi ruangan semi basement untuk garasi dan ruangan asisten.
Dinding depan rumah dicat coklat dan dilengkapi dekorasi tanaman hias daun
hijau dan tanaman rambat yang menjuntai di bagian atas. Halaman luarnya berupa
paving block persegi panjang berseling rumput dengan variasi paving block
berlogo IKN di sejumlah titik.
Meski tak lebih luas ketimbang rumah dinas di
Jakarta, Basuki merasa puas dengan rumah tersebut “Karena saya orang desa, ini
sudah bagus. Sudah cukup buat saya,” kata Basuki ketika menyusuri rumah dinasnya di IKN pada Selasa, 7 Mei
2024. “Tapi lain-lain, lho, menteri.”
Untuk masuk rumah, Basuki harus menaiki anak
tangga menuju pintu utama. Selain dibuat dengan desain compact, rumah menteri
di IKN dilengkapi dengan teknologi smart home. Akses pintunya pun menggunakan
smart lock door alias gagang pintu dibuka menggunakan kode pin atau sidik jari
pemilik rumah. Rumah menteri di IKN juga dilengkapi pembangkit Listrik tenaga
surya (PLTS) berkapasitas 6,6 kilowatt peak (Kwp). “Materialnya semua dalam
negeri. Kecuali mungkin yang smart system itu,” kata Basuki.
Ihwal interior, rumah Basuki bernuansa putih
mulai dari dinding, lantai, plafon, gorden. Selain memiliki empat kamar tidur
dan fasilitas utama seperti toilet, ruang tamu, dapur, ruang makan, rumah
Basuki turut dilengkapi ruang kerja dan ruang rapat. Di lantai dua juga
terdapat balkon yang menghadap Tower Aparatur Sipil Negara (ASN), yang kini
masih dalam tahap pembangunan.
Basuki lalu bercerita, di IKN ia akan
bertetangga dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri
Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Rumah Budi Karya terletak persis di
sisi kiri rumah Basuki. Sedangkan rumah Budi Gunadi berada di sebelah rumah
Budi Karya. "Pak Menhub mintanya deketan sama saya," kata Basuki
berkelakar. "Bestie."

Komentar
Posting Komentar