KEREN NIH! SPEK KANTOR ISTANA PRESIDEN DILAPISI BAJA DAN ANTI CUACA, DIPASTIKAN RAMPUNG JELANG HUT RI KE-79 DI IKN
KEREN NIH! SPEK KANTOR
ISTANA PRESIDEN DILAPISI BAJA DAN ANTI CUACA, DIPASTIKAN RAMPUNG JELANG HUT RI
KE-79 DI IKN
Progres pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)
atau IKN Nusantara terus berlanjut dengan hasil yang positif, mencapai 80
persen.
Pembangunan tersebut diharapkan dapat selesai
tepat waktu untuk perayaan HUT ke-79 Republik Indonesia.
Salah satu fokus utama pembangunan IKN adalah
kawasan Istana Presiden yang menjadi pusat pemerintahan.
Pembangunan kantor presiden yang megah dengan
luas 11.200 meter persegi dan tinggi 83,50 meter sedang berlangsung di kawasan
ini.
Desainnya yang megah, termasuk sayap Garuda
yang melambangkan keagungan dan kewibawaan.
Selain itu, bahan bangunan berupa baja tahan
karat dengan lapisan pelindung untuk menghadapi korosi, menjanjikan
keberlangsungan jangka panjang.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,
Basuki Hadi Mono, menyebutkan bahwa proyek ini mencakup berbagai aspek mulai
dari arsitektur, penataan interior, hingga lanskap untuk memastikan keseluruhan
kompleks sesuai dengan standar yang diinginkan.
"Pekerjaan arsitektural termasuk area
drop off, lobi belakang, lobi utama, ruang rapat kabinet, ruang tunggu peserta
rapat, dan ruang kerja presiden," katanya dilansir AyoBandung melalui
YouTube Kompas.
Menurutnya, semua bahan interior berasal dari
produk lokal, kecuali beberapa bagian yang diimpor dari luar negeri.
Salah satu fitur menariknya adalah bilah
selubung Garuda, yang terdiri dari 4.661 unit dan membutuhkan waktu 15 bulan
untuk dipasang dan disetel.
Perpindahan ibu kota ini dianggap sebagai
langkah strategis untuk mengurangi tekanan terhadap Jakarta yang terus menerus
mengalami banjir, kemacetan, dan penurunan kualitas udara.
IKN di Kalimantan juga diharapkan akan
mendorong pembangunan ekonomi di wilayah tersebut, serta memperkuat
konektivitas antara pulau-pulau di Indonesia.

Komentar
Posting Komentar