IBU KOTA NUSANTARA KOTA MASA DEPAN DENGAN PENGEMBANGAN WILAYAH SENSITIF AIR


 IBU KOTA NUSANTARA KOTA MASA DEPAN DENGAN PENGEMBANGAN WILAYAH SENSITIF AIR

 

 

Asian Development Bank (ADB) dan Australia menyatakan mendukung pembangunan Ibu kota negara baru Indonesia sebagai kota sensitive air di Nusantara.

 

Dukungan tersebut, dideklarasikan di sela-sela penyelenggaraan World Water Forum (Forum Air Dunia) ke-10 di Nusa Dua, Bali, Indonesia pada Rabu (22/5).

 

ADB Director for Water and Urban Development Sector Group, Neeta Pokhrel mengatakan, Kota sensitif air akan mengintegrasikan pengelolaan air dengan perencanaan dan perancangan kota sebagai bagian dari strategi untuk membangun Nusantara sebagai kota hutan yang cerdas dan berkelanjutan.

 

“Perencanaan kota sensitif air meliputi bagaimana mengelola air, menyediakan air bersih dengan tepat untuk kebutuhan masyarakat, serta menanggulangi kondisi musim dan cuaca yang berbeda-beda. Ketika hujan besar dan air berlimpah, pergerakan air dalam kota telah dirancang agar tidak berdampak menjadi bencana bagi penduduk,” ujarnya.

 

Ia meyakinkan bahwa dukungan ini akan membantu Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam mengembangkan dan menguji pedoman pengelolaan yang peka terhadap air dan meningkatkan kapasitas staf melalui program pelatihan offline dan online.

 

“Inisiatif ini merupakan bagian dari dukungan yang lebih luas dari ADB dan Pemerintah Australia untuk menjadikan Nusantara sebagai kota hutan yang cerdas dan berkelanjutan serta membangun ketahanan dan kelayakan hidup bagi generasi mendatang,” k

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI