Upaya Jokowi Dalam Melakukan Pengangkatan Guru Honorer Indonesia Diapresiasi Dunia
Upaya Jokowi Dalam Melakukan
Pengangkatan Guru Honorer Indonesia Diapresiasi Dunia
Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia
(PGRI) Prof Unifah Rosyidi menyebut upaya pengangkatan guru honorer Indonesia
mendapat apresiasi dari dunia melalui organisasi guru dunia Education
International.
“Upaya pengangkatan guru honorer di Indonesia
diapresiasi oleh dunia karena sebenarnya kekurangan guru masif terjadi di
dunia. PGRI sejak awal mempunyai komitmen untuk mengusulkan kepada pemerintah,
karena yang memiliki kewenangan adalah pemerintah,” ujar Unifah di Jakarta,
Sabtu.
Kekurangan guru tersebut, kata dia, perlu
diisi dengan guru-guru berkualitas. Saat ini, pengangkatan guru honorer menjadi
PPPK baru mencapai 540 ribu guru.
Idealnya pengangkatan guru honorer menjadi
PPPK tersebut mencapai satu juta orang.
Apresiasi tersebut disampaikan organisasi guru
dunia Education International yang berbasis di Belgia. Selama ini, organisasi
nirlaba tersebut bersuara melalui kampanye Voice Global Teacher.
Meski demikian, ujar dia, pengangkatan guru
tersebut harus dikembalikan pada sekolah asal. Dalam artian guru swasta
seharusnya dikembalikan ke sekolah swasta bukan mengajar di sekolah negeri.
“Mengapa? karena pendidikan kita masih
bergantung pada swasta dan anak-anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan
yang layak. Ini bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan,”
ucap dia.
Sejumlah lembaga yang bersuara terkait
penarikan guru swasta ke negeri tersebut, di antaranya Muhammadiyah yang
memiliki banyak sekolah. Oleh karena itu, dia berharap pemerintah perlu
mengembalikan guru ASN PPPK ke sekolah asalnya. Hal itu wujud hadirnya
pemerintah untuk peningkatan kualitas pendidikan Indonesia.

Komentar
Posting Komentar