Kapal Selam Scorpene jadi Pelengkap The Smart Defense Jaga Keamanan IKN
Kapal Selam Scorpene jadi Pelengkap
The Smart Defense Jaga Keamanan IKN
Penandatangan kontrak kerja sama pengadaan
kapal selam (Submarines) Class 1800-2800 Tonage dengan AIP, di Kantor Kemhan,
Jakarta, Kamis (28/3). Kontrak pengadaan alutsista tersebut nantinya akan
menambah kekuatan TNI AL dalam menjaga perairan NKRI.
Kontrak Submarines Class 1800-2800 Tonnage
dengan Advanced and Improved Propulsion (AIP) ditandatangani oleh perwakilan
Kemhan RI bersama perwakilan Naval Group dari Prancis dan PT PAL Indonesia.
Penandatanganan ini nantinya diwujudkan untuk pengadaan 2 (dua) unit kapal
selam Scorpene, simulator untuk training, pelatihan untuk ABK, instruktur dan
operator simulator, Integrated Logistic Support, serta material untuk 3 kali
misi atau selama 1 tahun.
Sebelumnya, antara Naval Group dan PT PAL
Indonesia telah melaksanakan Joint Operation Agreement pada tanggal 12 Desember
2023. Kesepakatan kerja sama tersebut dikukuhkan dalam Memorandum of
Understanding (MoU).
Kapal selam Scorpene ini memiliki panjang 71
meter dengan kecepatan maksimum 20 knot. Persenjataan kapal selam ini meliputi
torpedo Black Shark, Missile SM 39 serta dapat dipasangi torpedo F21 dan
dilengkapi non akustik sensor dan sistem komunikasi. Selain itu, kapal ini
memiliki kemampuan indiscretion rate 4,5% (tidak terdeteksi oleh musuh saat
beroperasi di bawah air).
Scorpene memiliki Full Lithium Ion Battery
sehingga memberikan keunggulan dalam hal daya tahan dan kinerja. Lithium-Ion
adalah teknologi baterai yang ringan dan memiliki kepadatan energi tinggi yang
memungkinkan kapal selam dapat beroperasi dalam jangka waktu yang lebih lama
tanpa perlu sering melakukan pengisian ulang. Hal ini penting untuk misi jangka
panjang dan menjaga keberlanjutan operasional kapal selam di laut.
Scorpene juga dilengkapi dengan Teknologi
Acoustic Discretion Technology for Minimising Radiated Noise dan Planar Array.
Teknologi Planar Array adalah jenis antena di lingkungan laut yang dapat
mendeteksi dan menganalisis informasi dengan lebih akurat dan cepat, sehingga
memungkinkan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dan respon yang lebih
efisien terhadap situasi di lapangan. Pelaksanaan pembangunan kapal selam
Scorpene ini sepenuhnya di galangan kapal PT PAL Indonesia di Surabaya.

Komentar
Posting Komentar