Jokowi Tugaskan Menteri ATR/BPN Untuk Tuntaskan Pembebasan Lahan Bermasalah di IKN, Namun Tetap Mengedepankan Kepentingan Rakyat
Jokowi Tugaskan Menteri ATR/BPN Untuk
Tuntaskan Pembebasan Lahan Bermasalah di IKN, Namun Tetap Mengedepankan
Kepentingan Rakyat
AHY mengungkap pesan Presiden Jokowi soal
pembebasan lahan yang belum clear untuk pembangunan IKN. Jokowi, menurut AHY,
meminta ada pendekatan yang humanis.
"Yang jelas penekanan dari Bapak Presiden
yang kami catat tentunya pertama dalam rangka menghadapi atau menangani situasi
yang ada di lapangan, kita harus pendekatannya dengan baik," kata AHY.
Jokowi juga meminta masyarakat terus
dilindungi sehingga tidak menjadi korban. AHY menekankan investasi di
pembangunan IKN memang penting, namun semua tahapan harus dilakukan dengan baik
dan tidak merugikan masyarakat.
"Tidak boleh ada yang menjadi korban
masyarakat yang seharusnya kita lindungi tidak boleh merugi, apalagi menjadi
korban. Di sinilah tentu kita ingin percepatan tapi tidak ingin grasa-grusu,
kita ingin semua tahapannya dilakukan dengan baik, pendekatannya humanis,"
ujar AHY.
"Dan insyaallah dengan itu tidak
menyisakan masalah di kemudian hari dan OIKN bisa menjalankan tugasnya dengan
baik," lanjutnya.
Sebelumnya, AHY mengungkap ada lebih dari 2
ribu hektare lahan yang belum clear. Hal itu menjadi sorotan pemerintah.
"Tentu kita menyoroti ada bidang-bidang
tanah utamanya 2.086 hektare yang saat ini belum bisa dikatakan clear untuk
bisa digunakan untuk pembangunan IKN. Jadi ada beberapa lokasi yang memang
masih ada masyarakatnya. Di sinilah tadi kami melaporkan kepada Bapak Presiden
nanti bisa dijelaskan lebih rinci oleh Kepala Otoritas IKN," kata AHY.

Komentar
Posting Komentar