6 manfaat dikeluarkannya aturan seragam sekolah dari Kemendikbud, guru dan orang tua wajib tahu
6 manfaat dikeluarkannya aturan
seragam sekolah dari Kemendikbud, guru dan orang tua wajib tahu
Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan
Teknologi (Kemdikbudristek) Secara resmi merilis aturan baru mengenai seragam
sekolah untuk siswa SD, SMP dan SMA/SMK.
Peraturan mengenai aturan seragam sekolah
Kemendikbud tersebut mengacu pada Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022.
Melalui peraturan tersebut, Kemendikbud secara
sah mengeluarkan beberapa aturan seragam sekolah untuk seluruh jenjang
pendidikan.
Para siswa wajib mematuhi aturan seragam
sekolah yang telah dikeluarkan Kemendikbud tersebut.
Tidak hanya siswa, sekolah tempat siswa
menempuh pendidikan juga harus menerapkan aturan seragam sekolah tersebut.
Nantinya para siswa harus mematuhi aturan
seragam sekolah yang telah dikeluarkan oleh Kementerian tersebut. Seperti yang
diketahui tahun ajaran baru akan segera dimulai.
Para siswa saat ini sedang berlibur setelah
menyelesaikan Tahun Ajaran 2022/2023.
Saat Tahun Ajaran 2023/2024 dimulai, para
siswa sudah wajib mematuhi aturan seragam sekolah baru yang dikeluarkan
Kemendikbud.
Berikut aturan seragam sekolah yang harus
dipatuhi para siswa mulai dari SD, SMP, SMA hingga SMK, sebagaimana dilansir
dari Lombok Insider.
1. Seragam Nasional
Aturan seragam sekolah yang pertama yakni
seragam nasional. Seragam nasional merupakan seragam yang wajib dikenakan oleh
siswa sekolah mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK.
Seragam nasional juga menjadi ciri khas bagi
siswa di tingkat pendidikan tertentu.
Kemendikbud mengatur aturan seragam sekolah
untuk seragam nasional digunakan setidaknya pada hari Senin dan Kamis.
Tak hanya itu, seragam nasional wajib
digunakan pada saat upacara bendera. Bagi siswa SD, seragam nasional yang
digunakan yakni kemeja berwarna putih dengan rok atau celana berwarna merah
hati.
Untuk siswa SMP, seragam nasional yang
digunakan yakni kemeja berwarna putih dengan rok atau celana berwarna biru tua.
Sementara siswa SMA/SMK, seragam nasional yang
digunakan yakni kemeja berwarna putih dengan rok atau celana berwarna abu-abu.
Untuk upacara bendera, seluruh siswa baik SD,
SMP maupun SMA dan SMK wajib menggunakan atribut seperti topi hingga dasi yang
dipadukan dengan seragam nasional.
2. Seragam Pramuka
Aturan seragam sekolah berikutnya adalah
seragam Pramuka. Para siswa SD, SMP dan SMA/SMK wajib menggunakan seragam
pramuka.
Model dan warna serta atribut pada seragam
Pramuka ini mengikuti aturan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Untuk hari penggunaan seragam Pramuka,
Kemendikbud menyerahkannya kepada sekolah masing-masing untuk menentukannya.
3. Seragam Khas Sekolah
Aturan seragam sekolah berikutnya yakni
seragam khas sekolah. Kemendikbud memberikan hak sepenuhnya kepada pihak
sekolah untuk menentukan seragam khas sekolah tersebut mulai dari model hingga
warna seragam.
Namun pihak sekolah harus memperhatikan
hak-hak setiap siswa terutama untuk menjalankan agama dan kepercayaannya
terkait dengan seragam khas sekolah yang dibuat.
Pihak sekolah bebas menentukan hari penggunaan
seragam khas sekolah.
4. Seragam Pakaian Adat
Terakhir Kemendikbud mengatur aturan seragam
sekolah mengenai penggunaan pakaian adat.
Berbeda dengan seragam khas sekolah, seragam
pakaian adat ini diatur oleh pemerintah daerah (Pemda).
Pemda juga diminta oleh Kemendikbud untuk
memperhatikan hak-hak setiap siswa saat menentukan seragam pakaian adat.
Seragam pakaian adat digunakan pada hari atau
saat adanya acara adat tertentu.
Itulah aturan seragam sekolah bagi siswa SD,
SMP hingga SMA dan SMK yang dikeluarkan oleh Kemendikbud.

Komentar
Posting Komentar