4 Proyek Unggulan Jokowi Dikebut Guna Menekan Banjir Dan Kemacetan Di Bandung


 

4 Proyek Unggulan Jokowi Dikebut Guna Menekan Banjir Dan Kemacetan Di Bandung

 

 

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peresmian proyek infrastruktur di kota Bandung dan kabupaten Bandung, Jawa Barat.

 

Jokowi meresmikan empat proyek infrastruktur di Bandung tersebut yang menelan anggaran senilai 1,26 triliun rupiah.

 

Keempat proyek tersebut tidak hanya dianggap sebagai infrastruktur biasa, tetapi juga solusi terhadap dua masalah kronis di wilayah tersebut yaitu banjir dan kemacetan.

 

Eks Wali Kota Solo itu menyebut bahwa infrastruktur baru ini akan menjadi penyeimbang bagi permasalahan banjir dan kemacetan yang telah mengganggu warga setempat selama bertahun-tahun.

 

"Lokasi khusus yang menjadi sasaran perhatian adalah kolam retensi Andir, sebuah inovasi infrastruktur yang diharapkan dapat mengatasi genangan air dan mengurai kemacetan di area sekitarnya," kata Jokowi dikutip AyoBandung dari YouTube Kompas.id pada Minggu, 07 April 2024.

 

Adapun proyek yang diresmikan Jokowi itu seperti Flyover Kopo, sebuah proyek infrastruktur megah di Kota Bandung yang dirancang untuk mengatasi kemacetan lalu lintas.

 

Pembangunan proyek tersebut menghabiskan dana sebesar Rp288 miliar.

 

Selain itu, ada Proyek Cisangkuy menghabiskan anggaran sebesar Rp632 miliar.

 

Kemudian Kolam Retensi Cieunteung dan Kolam Retensi Andir masing-masing menghabiskan anggaran sebesar Rp204 miliar dan Rp142 miliar.

 

"Total biaya untuk empat proyek infrastruktur pendukung di Bandung mencapai Rp1,26 triliun," ungkap Jokowi.

 

Menurut informasi yang diungkapkan melalui laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kolam Retensi Andir merupakan salah satu dari proyek infrastruktur tersebut.

 

Proyek ini dirancang dan dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Ditjen Sumber Daya Air.

 

Kolam retensi ini memiliki kapasitas untuk menampung genangan banjir hingga kurang lebih 160.000 meter kubik.

 

Pemerintah pusat menunjukkan komitmennya dalam menangani masalah ini.

 

Tidak hanya itu, ada pula flyover senilai Rp288 miliar rupiah yang telah dibangun di kota Bandung, tepatnya di jalan layang Kopo.

 

Hal ini bukan hanya proyek infrastruktur biasa, melainkan langkah besar untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk lokal dan memperkuat konektivitas antara wilayah Cimahi, Bandung, dan kabupaten Bandung.

 

Dengan demikian, investasi ini bukan hanya tentang beton dan aspal, tetapi juga tentang membangun masa depan yang lebih baik bagi semua yang tinggal di sana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI