Tenang, Menteri Basuki Pastikan Bakal Ada Diskon Tarif Tol Saat Libur Lebaran
Tenang, Menteri Basuki Pastikan Bakal
Ada Diskon Tarif Tol Saat Libur Lebaran
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan bahwa akan ada diskon tarif tol dari badan
usaha jalan tol (BUJT) selama momen libur Lebaran 2024.
"Insya Allah ada karena diskon itu untuk
mengatur lalu lintas," kata Basuki kepada wartawan di Komplek Kementerian
PUPR di Jakarta, Rabu.
Beberapa BUJT menyediakan diskon tarif tol
pada periode-periode tertentu seperti musim liburan saat Lebaran, Natal, dan
Tahun Baru. Diskon ini diberlakukan di antaranya untuk membantu kelancaran lalu
lintas dan meringankan beban biaya perjalanan masyarakat, serta mendorong
wisata.
Namun, diskon tarif tol biasanya diterapkan di
jam-jam tertentu di luar tanggal puncak arus mudik guna mendorong penggunaan
jalan tol di luar jam sibuk dan mengurai kemacetan.
Basuki mengatakan hingga saat ini belum ada
BUJT yang mengajukan pemberlakuan diskon tarif tol. Akan tetapi, dia memastikan
diskon tetap akan diberlakukan pada momen Lebaran tahun ini. Badan Kebijakan
Transportasi Kementerian Perhubungan memprediksi pergerakan masyarakat selama
Idul Fitri 2024 mencapai 193,6 juta orang.
Dalam siaran pers kementeriannya yang dirilis
pada Selasa (12/3), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan angka
tersebut meningkat dibandingkan pergerakan masyarakat pada masa Lebaran 2023,
yakni 123,8 juta orang.
Ia mengatakan pemerintah akan menerapkan
strategi komprehensif untuk mengatasi lonjakan pemudik, yang dikhawatirkan akan
menyebabkan kemacetan di simpul dan ruas jalan. Strategi ini akan berfokus pada
tiga aspek utama: pola perjalanan, pola transportasi, dan pola lalu lintas.
"Pengaturan waktu mudik, penyelenggaraan
diskon tarif transportasi massal untuk mudik lebih dini, mudik gratis, rekayasa
lalu lintas, diskon tarif jalan tol, hingga pengaturan lalu lintas terutama
pada daerah yang beresiko terjadi kepadatan luar biasa akan kami lakukan,"
ucap Budi.
Perkiraan puncak arus mudik berdasarkan
pilihan masyarakat adalah H-2 atau Senin, 8 April 2024 dengan potensi
pergerakan 26,6 juta orang. Sedangkan perkiraan puncak arus balik adalah H+3
yakni Minggu, 14 April 2024 dengan potensi pergerakan 41 juta orang.

Komentar
Posting Komentar