Presiden Jokowi Siapkan 6.800 Undangan Untuk Upacara Pertama di IKN Nusantara
Presiden Jokowi Siapkan 6.800 Undangan
Untuk Upacara Pertama di IKN Nusantara
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertekad
untuk melaksanakan upacara kemerdekaan 17 Agustus 20024 di Ibu Kota Negara
(IKN). Otorita IKN pun telah menyiapkan 6.800 undangan untuk perhelatan ini.
"Kami diminta untuk siapkan upacara,
upacara panitianya dari Mensesneg, jumah
undangan 6.800 orang," ujar Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dalam
Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Senin, (18/3/2024).
Terkait kesiapannya, Bambang meyakini bahwa
lapangan upacara akan siap pada Agustus nanti. Kini, rumput dan pepohonan sudah
dipasang.
"Lapangan upacaranya, itu sudah
kelihatan. Sudah hijau, kiri kanannya sudah tinggi. Harapannya nanti mereka
sudah elok dipandang," kata dia.
Tak hanya lapangan upacara, Bambang berharap,
pada 17 Agustus nanti, telah tersedia suatu ekosistem kehidupan. Dimana ada
hotel dengan 200 kamar, fasilitas kesehatan hingga pendidikan.
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR) membeberkan progres persiapan penyelenggaraan upacara
Hari Ulang Tahun RI Ke - 79 dari kesiapan infrastruktur fisik saat ini sudah
mencapai 74%.
"Progres batch satu itu sudah sekitar
74%, per (15/2/2024). Mungkin hari ini lebih ya. Dalam konteks persiapan yang
Agustus itu hampir seluruhnya masuk pada batch 1," kata Ketua Satgas
Pelaksanaan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Danis Sumadilaga, mengutip
instagram Kementerian PUPR, Rabu (6/3/2024).
Danis menjelaskan progres pembangunan batch 1
di atas 74%. Itu terdiri dari Kantor Presiden yang progresnya sudah 74%, istana
dan lapangan upacara mencapai 60%, juga gedung kantor Kementerian Koordinator
juga di atas 40%.
Selain itu menurut Danis kesiapan untuk
kebutuhan dasar seperti air, listrik, gas hingga internet pun sudah siap.
"Di Bendungan Sepaku Semoi Intake Sepaku
sudah selesai. Itu artinya air baku yang nanti diolah menjadi air minum sudah
siap. Infrastruktur pendukung air bersih, listrik, fiber optik, gas sudah kita
persiapkan juga akan masuk ke multi utility tunnel," katanya.
"Kemudian sumbu kebangsaan, kemudian yang
penting juga akses jalan tol. Intinya siap lah Insyaallah 17 Agustus,"
sambungnya.

Komentar
Posting Komentar