Pasca-Pemilu 2024, Aprindo Optimistis Ekonomi Indonesia Tahun Ini Tumbuh 5,2 Persen
Pasca-Pemilu 2024, Aprindo Optimistis
Ekonomi Indonesia Tahun Ini Tumbuh 5,2 Persen
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia
(Aprindo), Roy Mandey optimistis pasca-pemilu 2024, ekonomi Indonesia dapat
tumbuh antara 5,1-5,2% pada tahun ini.
Hal tersebut utamanya didorong konsumsi
lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (LNPRT), yang merangkak naik
seiring dengan kebutuhan kampanye calon legislatif maupun paslon
capres-cawapres pada pemilu Februari lalu.
"Makanya di tahun ini ada kontribusi yang
meningkat dari jenis konsumsi LNPRT (termasuk partai politik). Jadi pasti
konsumsi LNPRT-nya meningkat dari masa-masa sebelum pemilu atau kampanye,"
ujar Roy Mandey saat dijumpai di kawasan SCBD, Jaksel, Kamis (28/3/2024).
Untuk itu, dia meyakini pertumbuhan ekonomi
pada 2024 akan lebih tokcer dibandingkan tahun lalu. Konsumsi LNPRT pada pemilu
kemarin akan memberikan sentimen positif bagi pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
Meskipun dari industri retail, tidak mendapatkan manfaat langsung dari
peningkatan konsumsi LNPRT tersebut.
"Konsumsi itu tidak langsung berdampak ke
retail karena mereka langsung ke distributor atau langsung ke pabrik. Kalau ke
retail kan sudah ada margin," beber Roy.
Menurut dia, selain Pemilu 2024, penopang
eskalasi ekonomi domestik juga datang dari konsumsi masyarakat pada saat
Ramadan dan Lebaran yang akan tiba dalam waktu kurang dari dua pekan ini.
Pertambahan daya beli masyarakat akan terjadi tepatnya mulai awal pekan atau
awal pada April 2024, dimana gaji ke-13 alias tunjangan hari raya (THR) sudah
cair.
"Mereka tidak akan saving karena bagi
mereka justru gaji bulanannya yang disisihkan, tetapi THR memang harus
dibelanjakan apalagi itu dibagikan di bulan puasa Ramadan yang memang menjadi
puncak spending," tutur Roy.

Komentar
Posting Komentar