Mentan: Pupuk Subsidi 9,55 Juta Ton Tunggu SK dari Sri Mulyani
Mentan: Pupuk Subsidi 9,55 Juta Ton
Tunggu SK dari Sri Mulyani
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan
tahun 2024 ini jumlah pupuk subsidi yang diberikan pemerintah bertambah menjadi
9,55 juta ton dari alokasi awal 4,7 juta ton.
Dengan penambahan volume 2,5 juta ton pupuk
bersubsidi itu, anggaran pemerintah juga bertambah sebesar Rp 14 triliun, dari
Rp 26 triliun sehingga menjadi total Rp 40 triliun. Tapi, ternyata penambahan
ini Surat Keputusannya belum dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Amran bilang, padahal dalam rapat terbatas
dengan Presiden Jokowi penambahan pupuk subsidi ini sudah disetujui.
"Realisasi sampai hari ini belum datang,
jadi kami sudah sampaikan Presiden sudah 2 kali setuju saat ratas, rakortas
setuju, tapi realisasi enggak ada," kata Amran saat Raker bersama Komisi
IV DPR RI, Rabu (13/3).
"Kami sudah sampaikan ke publik sudah
disetujui di ratas, (pupuk subsidi) naik kembali 9,55 juta (ton) seperti
semula. Tapi SK belum ada," sambung Mentan.
"Ini kabar baik untuk petani dalam ratas
dan rakortas dinaikkan dari 4,7 juta menjadi 9,55 juta. Bapak Presiden sudah
setujui, Menteri Keuangan juga sudah setuju. Tinggal kita menunggu SK-nya
saja," ujar Mentan.
Sebelumnya, Amran mengatakan penambahan pupuk
subsidi tahun 2024 ini sudah melalui persetujuan Presiden Jokowi dalam rapat.
“Alhamdulillah ada kabar baik untuk petani
seluruh Indonesia, tadi diputuskan dalam rapat atas arahan dan keputusan bapak
Presiden, jumlah kuantum pupuk dari anggaran 2024 4,7 juta ton dinaikkan
menjadi 9,55 juta ton,” ungkap Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman di
Istana Negara, Senin (26/2).
Namun, Amran tidak membeberkan berapa anggaran
yang digelontorkan pemerintah untuk pengadaan subsidi pupuk di tahun ini.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyetujui untuk menganggarkan Rp 26 triliun dalam
pengadaan 4,7 juta ton, dan tambahan Rp 14 triliun untuk menambah 2,5 juta ton.

Komentar
Posting Komentar