Kepala Otorita IKN Bocorin Nilai Investasi Yang Sudah Masuk, Segini Jumlahnya!
Kepala Otorita IKN Bocorin Nilai
Investasi Yang Sudah Masuk, Segini Jumlahnya!
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN)
Bambang Susantono mengungkapkan bahwa nilai investasi di IKN kini sudah
mendekati Rp 49,6 triliun. 32 institusi diantaranya telah melakukan peletakan
batu pertama atau groundbreaking.
“Tentu kita akan mewujudkan apa yang sudah
di-groundbreaking itu, untuk diwujudkan sesegera mungkin. Itu tadi yang kita
juga lihat bahwa investasi ini perlu sesegera mungkin kita realisasikan di
lapangan sehingga ekosistem tadi terbentuk,” kata Bambang usai mengikuti rapat
terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai tindak
lanjut kesiapan lahan dan investasi IKN Nusantara di Istana Merdeka, Jakarta,
Rabu (13/3).
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan, pemerintah berkomitmen
menjadikan IKN sebagai model transformasi bekerja dan mempercepat penyediaan
lahan untuk investasi.
Pembangunan IKN ditargetkan tidak hanya
sekadar memindahkan ibu kota, melainkan juga sebagai contoh transformasi
bekerja yang efisien dan cepat serta contoh bagi pemerintah daerah lainnya.
“Beliau menyampaikan bahwa pembangunan di IKN
ini akan menjadi contoh, sekali lagi, bukan hanya memindahkan ibu kota tetapi
contoh transformasi bekerja yang lebih cepat. Jadi kami, terutama dari Otorita,
diminta untuk bekerjanya memang bisa menjadi contoh bagi pemda-pemda
se-Indonesia nantinya,” ujarnya.
Terkait percepatan lahan untuk investasi,
lanjut Bambang, Presiden memberikan arahan untuk memperjelas dan mempercepat
status lahan, terutama dalam pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur
dan penyediaan lahan untuk investasi.
“Jangan sampai malah Otorita ini terbawa
sistem langgam birokrasi yang berbelit-belit dan lambat,” tegas Basuki.
Selain itu, kata Basuki, Presiden juga
memerintahkan agar disediakan fasilitas atau desk khusus untuk melayani
pengaduan investor serta ditunjuk penanggung jawab atau person-in-charge (PIC)
untuk berkomunikasi secara intens dengan para investor.
“Jadi apakah satu PIC untuk satu investor atau
satu PIC untuk lima investor, atau satu PIC untuk sepuluh investor. Sehingga,
investor itu bisa komunikasi intens dengan pejabat IKN itu yang namanya PIC
itu,” ungkap Basuki.
Mengenai progres pembangunan, infrastruktur
dasar seperti air bersih dan jalan tol ditargetkan selesai pada pertengahan
2024. Jika infrastruktur pendukung sudah siap, Presiden Jokowi berencana mulai
berkantor di IKN.
“Jadi utama air dan airport dan itu akan
insyaallah itu Juli sudah siap. Makanya nanti 17 Agustus-an insyaallah bisa
dilakukan di sana dan beliau akan berkantor di sana,” pungkas Basuki.

Komentar
Posting Komentar