Kemenko Polhukam Himbau Masyarakat Tetap Kawal Pemilu Kondusif Hingga 20 Maret
Kemenko Polhukam Himbau Masyarakat
Tetap Kawal Pemilu Kondusif Hingga 20 Maret
Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum
dan Keamanan (Kemenko Polhukam) memastikan bahwa pelaksanaan tahapan Pemilu
2024 secara umum berjalan kondusif. Meskipun ada permasalahan terjadi, termasuk
terkait rekapitulasi suara.
Demikian dikatakan Deputi Bidang Koordinasi
Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam RI, Mayjen TNI Heri Wiranto dalam dialog
Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema ‘Pemilu 2024 Mengawal Demokrasi Hasil
Pemilu’ beberapa hari lalu.
“Hasil pemantauan dan monitoring, tahapan
Pemilu secara keseluruhan masih berjalan dengan baik,” ujar Heri dilansir dari
laman Kominfo, Sabtu (16/3/2024).
Heri menegaskan bahwa Kemenko Polhukam bersama
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Dewan
Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan terus memantau tahapan Pemilu
hingga batas waktu perhitungan suara terakhir pada 20 Maret mendatang.
Karenanya, agar proses rekapitulasi oleh KPU
dapat selesai tepat waktu pada 20 Maret, Kemenko Polhukam juga terus
berkoordinasi dengan kementerian maupun lembaga terkait lainnya untuk
memastikan semuanya berjalan dengan lancar.
“Kami akan terus memantau dan mengawal proses
Pemilu ini agar berjalan dengan baik. Kalau ada temuan-temuan pelanggaran yang
harus diselesaikan, tentu ada kewenangan di masing-masing lembaga sesuai UU
Pemilu,” ujarnya.
Lebih lanjut Heri mengatakan, tak dapat
dipungkiri, sejauh ini masih ada sejumlah kerawanan dalam tahapan Pemilu 2024.
Heri menyebut, kerawanan-kerawanan itu di
antaranya gangguan keamanan dari kelompok tertentu di wilayah Papua dan bencana
banjir yang terjadi di beberapa wilayah seperti Demak dan Jakarta.
Meski begitu, Heri memastikan, permasalahan
kerawanan-kerawanan tersebut berdasarkan catatan pihaknya telah teratasi dengan
baik.
“Yang pertama keamanan karena gangguan dari
kelompok-kelompok separatis di Papua, yakni di Paniai, Yahukimo, Puncak Jaya,
dan Intan Jaya.”
“Bencana juga seperti banjir di Demak dan
Jakarta. Semuanya sudah dilakukan upaya-upaya dan sudah bisa diatasi sehingga
Pemilu bisa diselenggarakan,” ujarnya.
Lebih jauh Heri menuturkan, secara umum,
pemerintah akan mengawal penyelenggaraan pemilu dan memastikan tahapan Pemilu
berjalan baik sampai batas waktu yang telah ditentukan.
Mulai dari mengantisipasi potensi kerawanan
Pemilu yang bisa terjadi lagi, hingga penyebaran-penyebaran informasi-informasi
yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Koordinasi yang erat dengan kementerian dan
lembaga terkait dilakukan untuk memastikan bahwa Pemilu 2024 berjalan dengan
integritas dan transparansi, sebagai wujud nyata dari demokrasi yang sehat dan
matang.
“Kita pastikan akan terus memonitoring seluruh
tahapan penyelenggaraan pemilu dan mematikan tahapan Pemilu itu dapat berjalan
baik.”
“Sehingga diharapkan pada 20 Maret proses
penghitungan suara dapat selesai betul-betul bisa dilaksanakan,” katanya.

Komentar
Posting Komentar