Jokowi Sulit Dimakzulkan karena Kepuasan Masyarakat Tinggi, Pengamat: Salah Satunya karena Bansos
Jokowi Sulit Dimakzulkan karena Kepuasan Masyarakat Tinggi, Pengamat: Salah Satunya karena Bansos
Aksi unjuk rasa menuntut pemakzulan Presiden Jokowi belakangan ramai digelar di sejumlah daerah.
Alasannya karena presiden dianggap telah merusak demokrasi di Indonesia.
Namun, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menilai Jokowi akan sulit dimakzulkan.
Menurut Ujang, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi masih cukup tinggi.
Salah satunya disebabkan karena aksi Jokowi yang suka bagi-bagi bansos kepada masyarakat.
Ujang mengatakan, demo pemakzulan Jokowi sebenarnya sudah ada sejak lama dan terjadi berulang kali.
Namun pada kenyataannya, pemakzulan sulit dilakukan dan tidak terealisasi hingga sekarang.
"Saya sudah berkali-kali menganalisis bahwa Jokowi berat, dan susah dimakzulkan," terang Ujang, dikutip dari Kompas.com, Senin (4/3/2024).
Adapun demo terbaru menuntut pemakzulan Jokowi digelar di kompleks MPR/DPR RI pada Jumat (1/3/2024).
Aksi demo tersebut digelar oleh relawan calon presiden nomor urut 1 Anies-Muhaimin (AMIN).
Ada sejumlah tuntutan yang dilayangkan dalam aksi itu, mulai dari menurukan harga sembako, dugaan Pemilu curang, hingga dorongan untuk mewujudkan hak angket pemakzulan Jokowi.
Selain di Jakarta, demo serupa juga digelar di Balai Kota Solo, Jawa Tengah pada hari yang sama.

Komentar
Posting Komentar