Jokowi: Banyak Negara Kekurangan Pangan, Tak Ada Bantuan Pangan Seperti Kita, RI Masih Punya Stok Beras

       


 

Jokowi: Banyak Negara Kekurangan Pangan, Tak Ada Bantuan Pangan Seperti Kita, RI Masih Punya Stok Beras

 

 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kenaikan harga beras dan saat ini masih tinggi, tidak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi serupa juga dialami oleh negara lain.

 

Bahkan, lanjut Jokowi, negara lain ada yang mengalami kekurangan pangan. Namun Indonesia masih memiliki stok beras sebanyak 1,2 juta ton di gudang Perum Bulog. Artinya, beras sebanyak 1,2 juta ton tersebut hanya mencakup stok cadangan beras pemerintah (CBP).

 

Karena itu, Jokowi menegaskan, pemerintah terus mengupayakan intervensi harga dengan berbagai program. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan beras 10 kg kepada sekitar 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

 

"Kenapa kita berikan bantuan beras 10 kilogram? Karena harga beras memang sedikit naik dan itu tidak terjadi di negara kita saja, tidak terjadi di Indonesia saja. Tetapi di semua negara, harga itu naik tinggi," katanya saat meninjau langsung aktivitas penyaluran bantuan beras di Gudang Perum Bulog Kalangkangan, Tolitoli, Sulawesi Tengah, Rabu (27/3/2024).

 

"Kita masih bisa ngerem (kenaikan harga) dan masih bisa memberikan bantuan ke masyarakat," tegas Jokowi.

 

Dia pun memastikan stok pangan yang dikelola Bulog mencukupi untuk upaya pemerintah melaksanakan berbagai program intervensi selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

 

Sebagai informasi, Panel Harga Badan Pangan menunjukkan, harga beras hari ini, Rabu (27/3/2204), kompak naik lagi. Masing-masing naik Rp20 dan Rp10 untuk beras premium dan medium. Menjadi Rp16.340 per kg dan Rp14.140 per kg.

 

Padahal, dalam sepekan terakhir, pergerakan harian harga beras cenderung turun. Sepekan lalu, 20 Maret 2024, harga beras medium tercatat di Rp250 per kg, sedangkan beras premium di Rp16.430 per kg.

 

Harga beras saat ini masih jauh di atas harta tertinggi tahun 2023 lalu.

 

"(Negara) yang lain, gandum naik tinggi sekali, beras naik tinggi sekali di negara-negara lain. Kalau kita baca, kita dengar beberapa negara, banyak yang sudah terjadi kekurangan pangan," kata Jokowi.

 

"Kita, Alhamdulillah, berkat doa Bapak Ibu semuanya, beras kita masih ada. Stok di Bulog juga masih punya stok 1,2 juta ton di seluruh tanah air Indonesia, termasuk di sini," tegas Jokowi dalam keterangan resmi yang dirilis Bapanas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menhub: Nama Bandara IKN 'Nusantara Airport'

Kalla Group Buka Opsi Investasi di IKN

PEMERINTAH MELALUI KEMENTAN KEMBALI TINGKATKAN ALOKASI BANTUAN SUBSIDI PUPUK BAGI PETANI