Progres Fisik Pekerjaan Infrastruktur Dasar IKN Capai 74,87%
Progres Fisik Pekerjaan Infrastruktur Dasar IKN Capai 74,87%
Dalam rangka audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti serta Anggota IV BPK RI Haerul Saleh meninjau progres pembangunan infrastruktur dasar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur, khususnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Rabu (21/02/2024).
Basuki menyambut baik proses audit BPK untuk memastikan jalannya tata kelola yang baik di IKN yang saat ini progres fisiknya telah mencapai 74,87%.
“Beberapa waktu lalu sudah dilakukan 3 seri groundbreaking oleh Presiden RI seperti gedung perkantoran, rumah sakit, dan hotel. Kami menyambut baik proses audit BPK untuk memastikan seluruh kegiatan di IKN dilaksanakan dengan tata kelola yang baik,” kata Basuki.
Kementerian PUPR memulai pembangunan infrastruktur dasar di IKN sejak awal September 2022, di antaranya dengan membangun infrastruktur konektivitas, penyediaan air baku, sanitasi, dan kantor pemerintahan sebagai modal utama untuk membangun kepercayaan publik dan menarik investor untuk berinvestasi di IKN.
Sementara itu, Ketua Satgas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Sumadilaga mengatakan, pembangunan IKN terbagi menjadi dua batch hingga akhir tahun 2024.
Di mana konstruksi untuk batch 1 yang telah berjalan sebanyak 40 paket pekerjaan dengan progres fisik 74,87 persen per 15 Februari 2024. Sementara untuk batch 2, telah berjalan 49 paket pekerjaan dengan progres 24 persen.
Untuk keseluruhan 89 paket berjalan, anggaran yang sudah teralokasi sebesar Rp68,57 Triliun.
Di samping batch 1 juga sedang on-going batch 2. Salah satu yang cukup strategis, pembangunan 47 tower hunian untuk ASN, TNI, dan Polri. Khusus untuk persiapan Upacara 17 Agustus 2024, pada bulan Juli 2024 mendatang, 12 tower hunian selesai dan dilengkapi furniture untuk langsung digunakan.
Salah satu yang dikunjungi adalah Istana Negara yang merupakan bangunan yang di desain untuk kegiatan resmi kepresidenan, bangunan ini didesain dengan tampilan monumental dan simetris yang dominan dengan lingkup pekerjaan Gedung Istana Negara, Lapangan Upacara dan Infrastruktur Kawasan.

Komentar
Posting Komentar