Bukti IKN On The Track, 89 Paket Pekerjaan Konstruksi Resmi Dimulai
Bukti IKN On The Track, 89 Paket
Pekerjaan Konstruksi Resmi Dimulai
Pemerintah telah memulai pembangunan 89 paket
pekerjaan konstruksi dengan investasi Rp 68,6 triliun di kawasan Ibu Kota
Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu mencakup kawasan
perkantoran, hunian, rumah ibadah, serta sistem jaringan air minum dan
sanitasi.
“Proses pembangunan berjalan sesuai dengan
tahap-tahap yang telah direncanakan,” kata Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan
Infrastruktur IKN, Danis Sumadilaga, dalam Seminar Dentons HPRP Law and
Regulations Outlook 2024: “Menuju Ibu Kota Nusantara: Pembiayaan dan Kesiapan
Infrastruktur” di Jakarta, Senin (26/2/2024).
Danis mencontohkan pembangunan Istana Negara
di IKN sudah terealisasi sebesar 56,37%, sedangkan pembangunan jalan tol
langsung ke IKN sudah mencapai 70% dengan jarak tempuh 30-40 menit ke
Balikpapan.
Danis menjelaskan pembangunan IKN dilakukan
dalam lima tahap. Tahap I pada 2022-2024, pemindahan tahap awal fungsi
pemerintahan prioritas dengan jumlah penduduk 260.000 orang. Tahap II pada
2025-2029, pembangunan area inti IKN, seperti perluasan jaringan transportasi,
pengembangan kawasan riset dan talenta, serta permukiman.
Tahap III periode 2030-2034, pembangunan
kawasan industri, dan penguatan kota
cerdas. Tahap IV periode
2034-2039, pembangunan seluruh infrastruktur dan ekosistem tiga kota untuk
percepatan pembangunan Kalimantan. Tahap V, periode 2040-2045, pengokohan
reputasi IKN sebagai kota dunia untuk semua dengan jumlah penduduk akan
mencapai 1,9 juta orang.
Di tempat yang sama, Staf Khusus Bidang
Komunikasi Publik/Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw menambahkan salah satu
roadmap pembangunan IKN yang akan direalisasikan tahun ini adalah perayaan HUT
Kemerdekaan ke-79 RI di IKN. “Pada Juni 2024, akan ada topping off Hotel
Nusantara yang dibangun oleh perusahaan swasta. Jadi Agustus sudah bisa nginap
di hotel ini,” terangnya.
Sementara Managing Partner dari Hanafiah
Ponggawa & Partners (Dentons HPRP), Sartono menambahkan IKN adalah
perubahan baru inovatif yang dimulai sejak 2020 dan akan rampung pada 2045.
Dentons HPRP, jelasnya, berharap dapat ikut mendorong kerja sama yang harmonis
dari berbagai pihak untuk pembangunan IKN guna mendorong perekonomian nasional.

Komentar
Posting Komentar